Pemeriksaan TUNE UP EFI
Muhammad Wahyu P
XI TKRO 2
Guru Guru Rusmana, ST. MM
SMKN 5 JAKARTA
TUNE UP EFI
A. Memeriksa Sistem Pendingin
1. Check Keadaan Tutup Radiator
Langkah awal untuk mengecek radiator mobil dengan memeriksa keadaan tutup radiator. Ini karena tutup radiator mempunyai peranan dan peranan penting untuk mengatur penekanan yang terjadi dalam mekanisme pendingin mesin mobil. Bila tutup radiator hancur biasanya menjadi pemicu air radiator menyusut reservoir penuh
Periksalah di bagian valve/katup khususnya pada keadaan karet-karetnya. Lihat karet itu sudahkah keras dan hancur atau masih kenyal dan lentur? Bila keadaannya telah keras dan kelihatan ada kerusakan, seharusnya cepat diganti dengan pergantian tutup radiator sama ukuran dan wujud yang serupa.
2. Check keadaan air radiator dan sisi dalam radiator
Cara selanjutnya untuk memeriksa radiator yaitu mengecek keadaan air radiator dan keadaan radiator di bagian dalamnya. Lihatlah keadaannya lewat lubang tempat tutup radiator terpasang. Lihat warna air radiator dan permukaan sisi dalam dari kisi-kisi radiator.
Air radiator yang bagus berwarna akan sesuai warna coolant yang dipakai, bila terlihat kotor, kotor, warna coklat, dan berlumpur, ini mengisyaratkan keadaan air radiator dan sisi dalam radiator telah kotor dan perlu dikuras.
3. Check pipa untuk selang ke reservoir tank
Cara memeriksa dan mengecek radiator yang selanjutnya yaitu mengecek pipa atau selang ke reservoir tank. Lihat pada leher tempat tutup radiator terpasang. Disitu ada pipa yang tersambung dengan selang ke arah reservoir tank radiator. Yakinkan keadaan pipa tidak rengat atau patah.
Keadaan pipa selang ikatan rerservoir yang hancur bisa mengakibatkan kebocoran air radiator.
4.Check keadaan fisik pada upper tank
Selain itu cara memeriksa atau mengecek radiator yang keempat yaitu mengecek fisik dari upper tank. Lihat secara visual di bagian upper tank radiator. Yakinkan upper tank pada keadaan yang baik. Tidak ada retakan pada permukaan atasnya dan tidak terlihat serapan air radiator di sekitarnya.
Bila di dapatkan retak-retak atau pada upper tank telah terlihat kerak-kerak sisa serapan air radiator, seharusnya selekasnya kerjakan pembaruan pada radiator untuk menghindar upper tank pecah setiap saat.
5. Check keadaan kisi-kisi radiator.
Untuk memeriksa keadaan kisi-kisi radiator saat dipasang dikendaraan memang lumayan susah, lihat saja secara visual pada kisi-kisi radiator. Bila diketemukan keadaan kisi-kisi radiator cacat, hancur atau rembes, seharusnya selekasnya kerjakan pembaruan radiator secara detail.
Disamping itu lihat kebersihan pada kisi-kisi radiator. Bila kisi-kisi radiator tertutup kotoran, debu yang tebal atau lumpur, seharusnya membersihkan dengan menyemprot air bertekanan.
Kotoran yang melekat pada kisi-kisi radiator akan menghalangi proses pendinginan air radiator.
6. Mengecek lower tank dan tutup baut penguras
Cara keenam untuk memeriksa dan mengecek radiator yaitu memeriksa bagian lower tank dan tutup baut penguras. Yakinkan sisi lower tank dan tutup baut penguras air radiator pada keadaan baik dan tidak ada rengat atau serapan sisa air radiator. Pemeriksaan lower tank ini memang lumayan susah dilaksanakan karena tempatnya yang berada pada bagian bawah. Cukup yakinkan bila lower tank pada keadaan tidak ada serapan air radiator.
B. Memeriksa Oli Mesin
Pada pemeriksaan oli, ada 2 hal penting yang harus anda perhatikan yaitu :
- Level Oli ( Tinggi Oli )
- Kualitas Oli ( Warna Oli )
Baiklah marilah kita sama – sama untuk mengetahui cara pemeriksaan oli
1. Matikan Mesin
Dalam memeriksa oli, mesin harus dalam keadaan mati. Ini berfungsi agar oli tidak meluap sehingga memudahkan kita untuk melihat tinggi ( level ) oli.
2. Mencari Letak Stik Oli
3. Cabut Stick Oli
Stik oli rata – rata terbuat dari sebuah bilah logam yang lentur dengan panjang kira-kira 50 cm. Tidak ada sistem pengunci disini. Sehingga anda cukup menariknya dengan sedikit tenaga untuk mengeluarkan semunya. Ketika stik oli sudah terangkat semuanya, lakukan pembersihan pada ujungnya menggunakan tisu atau kain lap. Pastikan tidak ada oli yang masih menempel atau menetes.
4. Masukkan Kembali Stick Oli
Setelah stick oli tercabut dan sudah dibersihkan dengan kain lap atau selembar tisu, maka selanjutnya adalah masukkan kembali stick oli ke lubangnya. Dorong dan tekan secara perlahan setick oli hingga mentok sampai gagang pemegangnya, tidak boleh setengah atau menggantung
5. Periksa Kualitas Dan Level Oli
Untuk melihat kwantitas ( level Oli ) perhatikanlah dititik mana oli menempel pada stik oli. Level oli dikatan masih aman jika berada diantara level maksimal dn minimal. Namun jika oli sudah melewati batas minimal maka segeralah lakukan pemeriksaan sebelum dilakukannya penggantian atau penambahan oli. Karena ini bisa saja terjadi akibat adanya kebocoran atau hal lain yang merugikan.
Sedangkan jika ingin melihat kwalitas oli maka perhatikanlah warna cari oli tersebut. Kwalitas oli masih normal jika masih bewarna kekuning-kuningan atau hitam. Namun jika warnanya sudah beruba menjadi warna putih kesusuan, ini bisa ditimbulkan bahwa oli sudah bercampur dengan air pendingin.
6. Masukkan Kembali Stick Oli
Ini adalah langkah terakhir dari pemeriksaan level dan kwalitas oli. Setelah semuanya sudah aman, maka masukkanlah stik oli pada lubangngnya. Bersihkan setiap kotoran yang ditimbulkan dari tetesan oli atau yang sejenisnya.
Demikianlah artikel cara benar memeriksa kwalitas dan kwantitas oli pada mesin anda mobil anda. Lakukan hal ini minimal satu minggu sekali agar sistem pelumasan pada mesin masing tetap terjagas
C. Memeriksa Baterai / aki
- Matikan kontak.
- Buka penutup terminal positif aki. Periksa dan bersihkan terminal aki.
- Sambungkan kabel penyidik positif voltmeter ke terminal positif aki. Kabel penyidik positif pada voltmeter biasanya berwarna merah.
- Hubungkan kabel penyidik negatif voltmeter ke terminal negatif aki.
- Amati voltmeter Apabila aki Anda dalam kondisi baik, voltasenya seharusnya berada di antara 12,4 dan 12,7 volt. Hasil pengukuran yang lebih rendah dari 12,4 volt menandakan aki Anda perlu dicas.
- Apabila hasil pengukuran lebih rendah dari 12,2 volt, lakukan trickle charge, yang merupakan pengecasan lambat pada aki. Kemudian periksa kembali.
- Apabila hasil pengukuran melampaui 12,9 volt, Anda memiliki voltase berlebih. Nyalakan lampu jauh untuk menghilangkan pengecasan voltase berlebih. Voltase berlebih dapat merupakan indikasi bahwa alternator mengecas aki secara berlebih.
D. . Pemeriksaan saringan udara.
Bagian - bagian Gas Analyzer Type Automotive Emission Analyzer
- Tombol power: Terdiri dari tombol on (untuk menghidupkan alat) dan off (untuk mematikan alat).
- Selang probe: Sebagai penghubung antara gas analyzer dengan kenalpot kendaraan yang akan diuji gas buanganya.
- Probe: Bagian dari selang probe yang dimasukkan ke dalam knalpot kendaraan yang diuji.
- Cek Intel: Sebagai tempat menyambungkan gas analyzer ke selang probe
- Socket Daya: Sebagai daya dari alat yang dihubungkan ke PLN.
- Main Filter, Dust Filter dan Zero Filter: Berfungsi untuk menyaring kotoran yang terdapat pada emisi gas buang agar tidak mempengaruhi kinerja sensor dan saluran gas tidak tersumbat kotoran.
- Print Out: Sebagai tempat cetakan dari hasil pengukuran yang dilakukan.
- Display Digital: Menampilkan hasil pengukuran yang terdiri dari 6 segment digital, yaitu: CO (%): menampilkan hasil kadar dari karbon monoksida, HC (ppm): menampilkan hasil dari hidrokarbon, CO²: menampilkan kadar presentase dari gas karbon dioksida.
- AFR (Air Fuel Ratio): menampilkan campuran bahan bakar yang terkandung dalam kendaraan.
- Tombol Select
- Tombol Zero (dengan tombol panah ke atas): Tombol ini digunakan untuk menetralkan atau mengendalikan alat (pengkalibrasian alat) serta untuk menggeser angka pada display
- Tombol Purge: Tombol ini digunakan untuk memasukkan angka pada display
- Tombol ENT/MEAS: Tombol ini digunakan untuk mengukur gas emisi buang ketika sudah hidup.
- Tombol ESC/Stand By: Tombol ini digunakan untuk menolkan kembali angka yang terdapat pada display setelah digunakan
Prosedur Cara Menggunakan Gas Analyzer
- Nyalakan mesin hingga mencapai temperatur kerja
- Pasang kabel daya dan hubungkan ke PLN, setelah itu tekan tombol ON pada tombol power (letak tombol power dibagian belakang)
- Alat akan menimbulkan bunyi dan menunggu sampai bagian AFR menampilkan TEST pada display
- Display segmen akan menunjukkan angka yang berubah-ubah, menunggu sampai angka di display AFR menunjukkan angka 0
- Saat AFR menunjukkan angka nol (0) berarti alat sudah siap digunakan
- Memasukkan probe ke dalam knalpot kendaraan yang diuji
- Tekan ENT /MEAS
- Tunggu angka pada display stabil
- Setelah stabil menekan tombol HOLD PRINT sebanyak dua kali
- Masukkan nomor polisi kendaraan yang akan diuji sebagai identitas dari kendaraan yang diuji pada display O2 yang berkedip
- Cetak hasil pengukuran tekan tombol HOLD PRINT sebanyak 1 kali
- Kalibrasi alat tekan tombol ESC/ Stand By
Untuk gambar bateri atau accu tidak ada ,ok
BalasHapus